Jalan

Hidup ini mungkinlah seperti rantai waktu yang selalu berkaitan. Satu rantai terpatahkan maka akan membentuk rantai lainnya.

Tak pernah ada jalan untuk kembali, sekalipun seribu sesal terucap.
Menjadi segumpal rasa sakit yang nyeri menusuk tapi bukankah waktu pun takkan pernah menjadi obat.

Biarkan aku putuskan semua mata rantai, meskipun jalan nya tak akan pernah sama.
Biarlah hancur menjadi debu
Tertatih mencoba menyusun jalan yang lebih baik

Hidup adalah pilihan, semua tau itu.
Apakah kita akan menyesali pilihan itu???

Aku telah menghancurkan jembatan itu, hingga tak ada jalan untuk kembali menyebrang.
Kenangan akan tempat disebrang sungai itu pasti akan selalu ada
Tapi menghilangkan jembatan itu akan lebih baik agar aku tak kembali
Karena hidup harus terus berjalan
Mata rantai yang lain harus terus disusun untuk menuju jalan yang baru

Leave a Reply